Muara Doa Tanpa Jeda

Muara Doa Tanpa Jeda; Antologi Puisi; Supriyatmi, dkk. Interlude; x+64, 13x19 cm.

Lewat buku ini, Supriyatmi dan beberapa orang terus mencoba menjadikan puisi sebagai “ruang tumbuh” atas pengalaman keseharian yang muncul. Yang kemudian dirawat, disemai sebagai benih-benih makna yang amat sayang untuk dilewatkan. Penulis dalam buku ini terus mencoba menantang diri untuk merengkuh apa yang di dalam, apa yang di luar sebagai peristiwa yang patut untuk dicatat, dicipta sebagai puisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *