
Rembulan Terbakar; Novel; Isti Nugroho. Interlude 2026; xii+232; 13x19cm
Melalui novel ini, saya mencoba mencatat situasi dystopia politik yang terjadi di negeri kita tercinta Indonesia, sejak tahun 1965 sampai 1980-an. Terutama terkait dengan perebutan kekuasaan antar-elite negara, dan persaingan terbuka ideologi komunisme versus kapitalisme. Dalam konteks ini, saya justru jadi korban. Pada tahun 1988, saya dijerat dengan dakwaan perbuatan subversif, hanya karena aktif menggelar diskusi dan membaca novel-novel Pramoedya Ananta Toer.